Tampilkan postingan dengan label MOHAMMED ARKOUN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOHAMMED ARKOUN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2012

PEMIKIRAN MOHAMMED ARKOUN TENTANG NALAR ISLAM

Sebagai seorang pemikir post-modern, Arkoun adalah pengkritik tradisi kemapanan, tradisi objektivisme, dan positivisme yang menurutnya tidak hanya merasuki ilmu pengetahuan Islam, namun juga Barat dan orientalis Barat. Arkoun berargumen bahwa paradigma orientalis benar-benar menyokong konsepsi ortodoks tentang “Nalar Islam”[1] dengan

KARYA-KARYA MOHAMMED ARKOUN

Sebagai ilmuwan yang produktif, Arkoun telah menulis banyak buku dan artikel di sejumlah jurnal terkemuka seperti Arabica (Leiden/Paris), Studia Islamica (Paris), Islamo-Christiana (Vatican), Diogene (Paris), Maghreb-Machreq (Paris), Ulumul Qur’an (Jakarta), di beberapa buku dan ensiklopedi. Arkoun juga menerbitkan beberapa kumpulan makalah

BIOGRAFI MOHAMMED ARKOUN

Mohammed Arkoun lahir pada tanggal 2 Januari 1928[1] dalam keluarga biasa di perkampungan Berber yang berada di sebuah desa di kaki-gunung Taorirt-Mimoun, Kabilia, sebelah timur Aljir, Aljazair. Keluarganya berada pada strata fisik dan sosial yang rendah

MOHAMMED ARKOUN

Mohammed Arkoun menyatakan bahwa kenyataan Islam yang dialami masyarakat muslim dewasa ini telah dikuasai oleh nalar Islami yang memiliki karakter logosentris. Ada beberapa ciri yang menunjukkan adanya kenyataan itu.

PENULIS BUKU KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA

H. HAMZAH HARUN AL-RASYID. Lahir 30 juli 1962. Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) ini memperoleh gelar: • Sarjana Muda (BA) 1987,...