Tampilkan postingan dengan label MUHAMMAD ABID AL-JABIRI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUHAMMAD ABID AL-JABIRI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2012

KARYA-KARYA MUHAMMAD ABID AL-JABIRI

Al-Jâbirî adalah seorang ilmuwan yang kreatif, inovatif dan produktif. Secara berkala, menerbitkan karya-karyanya dengan mengusung tema yang lebih besar dan berskala regional. Jika awalnya karya-karya al-Jâbirî masih bersifat lokal, terbatas untuk konsumsi terbatas di negaranya, dengan mengangkat tema-tema aktual yang muncul di sekitarnya, akan tetapi

PEMIKIRAN MUHAMMAD ABID AL-JABIRI

 Agar lebih memudahkan fokus kepada pemikiran al-Jâbirî, makalah ini akan mengeksplorasi pemikiran al-Jâbirî  melalui karya trilogi magnum opus-nya (Takwin al-‘Aql al-‘Arabi, Bunyah al-‘Aql al-‘Arabi, dan al-‘Aql al-Siyasi al-‘Arabi), yang tergabung dalam Naqd al-‘Aql al-‘Arabi. Ditambah beberapa tulisan maupun artikel yang mendukung.

BIOGRAFI MUHAMMAD ABID AL-JABIRI

Nama lengkapnya adalah Muhammad ‘Âbid al-Jâbirî, lahir di kota Fejîj (Fekik),[1] Maroko Tenggara pada tahun 1935. Ia adalah anak satu-satunya dari hasil pernikahan antara Muham-mad dan al-Wâzinah. Dari keluarga ibunya, ia adalah keturunan dari Sayyid Abd al-Jabbâr al-Fajîjî, seorang ulama besar yang memiliki beberapa karya dan manuskripnya masih tersimpan di perpustakaan pribadi salah seorang

MUHAMMAD ABID AL-JABIRI

Renaisans abad pertengahan di Eropa memberikan dampak yang besar terhadap arus pemikiran manusia sesudahnya. Pasca peristiwa tersebut, weltanschauung (baca: pandangan dunia) masyarakat Barat ketika itu berubah terbalik seratus delapan puluh derajat. Perubahan itu ditandai dengan kemenangan “akal” atas dominasi “gereja” yang secara otomatis

PENULIS BUKU KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA

H. HAMZAH HARUN AL-RASYID. Lahir 30 juli 1962. Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) ini memperoleh gelar: • Sarjana Muda (BA) 1987,...