Tampilkan postingan dengan label NURCHALISH MADJID. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NURCHALISH MADJID. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Februari 2012

PEMIKIRAN NURCHALISH MADJID

I.    Modernisasi
Modernisasi merupakan derivasi makna dari kata “modern” yang berarti terbaru, mutakhir, atau sikap dan cara berpikir serta bertindak sesuai dengan tuntutan zaman.[1] Sehingga “modernisasi” berarti proses pergeseran sikap dan mentalitas sebagai warga masyarakat untuk bisa hidup sesuai dengan tuntutan masa kini.[2]

KARYA-KARYA NURCHALISH MADJID

Adapun karya-karyaNurcholish Madjid berupa buku, sebagai berikut:
1.     Islam Kemodernan dan Keindonesian (344 halaman. Bandung: Mizan, 1992).
2.     Islam Doktrin dan Peradaban: Sebuah Kritis Tentang Masalah Keimanan Kemanusian dan Kemodernan (626 halaman).

BIOGRAFI NURCHALISH MADJID

Nurcholish Madjid yang akrab disapa dengan panggilan Cak Nur lahir di Majoagung Jombang, 17 Maret 1939 M/26 Muharram 1358 H. Ia dalam keluarganya termasuk orang tang taat beragama. Ayahnya bernama Abdul Madjid seorang pembela MASYUMI yang gigih. Pada awalnya Nurcholish disekolahkan pada Madrasah Aliyah milik keluarganya. Selain itu, ia juga masuk pada sekolah (RS) yang terletak di kampung halamannya. Setelah itu ia dimasukkan ke Pesantren Darul ‘Ulum Rejoso Jombang, namun hanya bertahan selama dua tahun.

NURCHALISH MADJID

Gerakan modernisme pemikiran Islam di Indonesia, awalnya merupakan kelanjutan dari “gerakan Pemurnian” (revivanisme) seperti yang dipimpin oleh Syekh Muhammad Djamin (1860-1947), Abdul Karim Abdullah (1879-1945).[1]

PENULIS BUKU KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA

H. HAMZAH HARUN AL-RASYID. Lahir 30 juli 1962. Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) ini memperoleh gelar: • Sarjana Muda (BA) 1987,...