Laman

Tema-tema Sentral dalam Teologi Asy'ari


Sesungguhnya jika kita ingin membahas secara detail tema-tema sentral dalam teologi Asy’ari membutuhkan waktu dan ruang yang tidak sedikit, lembaran-lembaran yang disiapkan Nuansa tentu tidak mencukupi. Namun demikian, untuk melengkapi tulisan ini, penulis hanya menyorot beberapa point diantaranya, itu pun sifatnya hanya secara global. Kepada pembaca yang ingin memperdalam persepsinya terhadap konsep teologi Asy’ari diharapkan merujuk kepada literatur- literatur karangan Asy’ari yang masih ada dan eksis sampai hari ini, yaitu:1. Risalah fi Istihsan al-Haudh fi al-Kalam,59 2. Kitab Al-Luma’ fi ar-Ra’d ‘ala Ahl az-Zaig wa al-Bida’,60 3. Ushul ahl as-Sunnah wa al-Jama’ah (Risalah ahl as-Tsugar),61 4. Maqalat al-Islamiyyin wa Ikhtilaf al- Mushallin,62 5. Al-Ibanah ‘an Ushul ad-Diyanah,63 Buku-buku yang telah disebutkan di atas cukup mewakili perkembangan pemikiran Asy’ari, khususnya dalam membangun mazhab Kalamnya yang baru. Selanjutnya dikatakan bahwa, meskipun sebenarnya serangan-serangan Asy’ari dalam berbagai karyanya ditujukan kepada semua aliran pemikiran dan kepercayaan yang ada pada masanya, tapi jika kita teliti serangan-serangan itu sebagian besar tertuju kepada konsep teologi Mu’tazilah, karena dianggapnya sebagai aliran rasionalis yang bakal menghancurkan sendi-sendi Islam seperti yang telah disebutkan sebelumnya.Maka dalam memaparkan sebagian kecil dari konsep teologi Asy’ari, penulis memilih dua tema penting dari konsep teologi Mu’tazilah yang menjadi sasaran kritik Asy’ari.64 Yaitu; konsep keesaan dan keadilan Tuhan. Dalam pemaparan ini akan jelas, sejauh mana Asy’ari mengambil posisi moderat antara dua kutub ekstrimis; rasionalis dan tekstualis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar