Laman

AQIDAH ISLAMIYAH

Aliran-Aliran Teologi Dalam Islam
Teologi Pembebasan


Munculnya konsep teologi pembebasan (Theology of Liberation) dari Gutieres dalam agama Kristen dengan berbagai corak dan ragamnya adalah sebagai reaksi terhadap konsep teologi sebelumnya yang dinilai kurang menyentuh tema - tema  persoalan riil masyarakat yang semakin kapitalis dan korup. Konsep teologi pembebasan dapat dipahami sebagai intervensi wilayah garapan gereja ke wilayah garapan kaisar atas nama Tuhan demi kemanusiaan. Sayang sekali, teologi pembebasan ini lahir di Amerika Latin yang komunis sehingga penilaian terhadapnya sarat dengan bias politik.
Sejak awal kelahiranya, agama Islam telah mengajarkan untuk peduli kepada orang orang yang tertindas, seperti orang-orang yang teraniaya, miskin, yatim, janda perempuan, budak, dan orang-orang yang terhukum sekalipun. Persoalan kemiskinan dan ketertindasan yang terjadi dalam dunia Islam masih perlu dipertanyakan, seberapa jauh efek teologis berpengaruh di dalamnya. Orang-orang tertindas pada umumnya akibat dari suatu sistem sosial atau ulah politik para penguasa. Hal ini juga diisyaratkan dan sekaligus diamanahkan untuk dicarikan solusinya. Sebagaimana firman Allah yang artinya sebagai berikut.
Dan mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang yang lemah, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak yang berdoa, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang penduduknya zalim. Berilah kami pelindung dari sisi-Mu, dan berilah kami penolong dari sisi-Mu.”(Q.S an-Nisa’/4:75)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar