Jumat, 10 Februari 2012

KARYA-KARYA MUHAMMAD ABID AL-JABIRI

Al-Jâbirî adalah seorang ilmuwan yang kreatif, inovatif dan produktif. Secara berkala, menerbitkan karya-karyanya dengan mengusung tema yang lebih besar dan berskala regional. Jika awalnya karya-karya al-Jâbirî masih bersifat lokal, terbatas untuk konsumsi terbatas di negaranya, dengan mengangkat tema-tema aktual yang muncul di sekitarnya, akan tetapi seiring persentuhannya dengan wacana-wacana lain dan perkembangan intelektualnya, ia menemukan identitas dan fokus bagi pemikirannya. Sejak penerbitan buku, Nahnu wa at-Turâts, reputasinya telah melampaui batas geografis negaranya dan mulai merambah ke negara-negara Arab lainnya. Tidak lama setelah menerbitkan buku tersebut ia menjadi sorotan kalangan ilmuwan dan mendapatkan posisinya di antara para pemikir dan intelektual Arab lainnya.
Hingga sekarang ini al-Jâbirî telah menghasilkan karya dalam bentuk buku yang jumlahnya belasan, tulisan-tulisan, naskah-naskah seminar, diskusi dan simposium yang diikutinya, di antara karya-karya al-Jâbirî sebagai berikut:
1.     Al-Fikr Islâmî lî Thullâb al-Bakâluria (Pemikiran Islam untuk Mahasiswa Sarjana Muda) yang ditulis bersama Musthafâ al-‘Umarî dan Muhammad as-Sathâtî.
2.     Durûs fi al-Falsafah (Studi-studi Filsafat). Buku ini sama dengan yang pertama ditulis bersama Musthafâ al-‘Umarî dan Ahmad as-Sathâtî.
3.     Fikr Ibnu Khaldûn; al-‘Ashabiyah wa ad-Daulah; Ma’âlim Na-zhariyah Khaldûniyah fî at-Târikh al-Islâmî (Pemikiran Ibnu Khaldûn: Solidaritas dan Negara; Karakteristik Teori Ibnu Khaldûn tentang Sejarah Islam).
4.     Adlwâ’ ‘Alâ Musykilah at-Ta’lîm fî al-Al-Magrib (Sorotan atas Problem Pendidikan di Maroko).
5.     Madkhal ilâ Falsafah al-‘Ulûm: Dirâsah fî al–Ibustîmulujiya al-Mu’âshirah (Pengantar Filsafat Ilmu: Studi Epistemologi Kontemporer).
6.     Min Ajli Ru`yah Taqaddumiyyah lî Ba’dl Musykilâtina al-Fikriyah wa at-Tarbawiyah (Demi Perspektif Progresif bagi Beberapa Problematika Pemikiran dan Pendidikan kita).
7.     Nahnu wa at-Turâts: Qira’âh Mu’âshirah fî Turâtsinâ al-Falsafî (Kita dan Tradisi: Pembacaan Kontemporer terhadap Warisan Filsafat Kita).
8.     Al-Khitâb al-‘Arabî al-Mu’âshir: Dirâsah Tahlîliyah Naqdiyah (Wacana Arab Kontemporer: Studi Analisis-Kritis).
9.     Takwîn al-‘Aql al-‘Arabî (Pembentukan Akal Arab).
10.  Pada tahun 1985 ia menerbitkan buku kedua dari proyek Kritik Nalar Arab yaitu Bunyah al-‘Aqal al-‘Arabî: Dirâsah Tahlîliyah Naqdiyah lî Nuzhum al-Ma’rifah fî ats-Tsaqâfah al-‘Arabiyah (Struktur Akal Arab: Studi Analitis-Kritis atas Sis-tem Pengetahuan dalam Budaya Arab).
11.  Isykâliyât al-Fikr al-‘Arabî al-Mu’âshir (Ambiguitas Pemikiran Arab Kontemporer).
12.  Al-‘Aql as-Siyâsyî al-‘Arabî: Muhaddadâtuhu wa Tajalliyâtuhu (Nalar Politik Arab: Faktor-faktor Penentu dan Manifestasi-manifestasinya).
13.  At-Turâts wa al-Hadâtsah: Dirâsah wa Munâqasyah (Warisan tradisi Intelektual dan Modernitas: Studi dan Diskusi).
14.  Wijhatu Nazhr Nahwa `I’âdati Binâ’ Qadlâyâ al-Fikr al-‘Arabî al-Mu’âshir (Perspektif Menuju Rekonstruksi Problem-problem Pemikiran Arab Kontemporer).
15.  Al-Mas`alah ats-Tsaqâfiyah (Problem Budaya).
16.  Ad-Dimuqrâthiyah wa Huqûq al-Insân (Demokrasi dan Hak-hak Asasi Manusia).
17.  Mas`alah al-Huwayyah: al-‘Urûbah wa al-Islâm (Problem Identitas: Eropa dan Islam).
18.  Ad-Dîn wa ad-Daulah wâ Tathbîq asy-Syarî’ah (Agama, Negara dan Penerapan Syari’ah).
19.  Al-Masyrû’ an-Nahdlawî al-‘Arabî (Proyek Kebangkitan Arab).
20.  Hafriyât fî dz-Dzâkirah min Ba’îd (Galian-galian terhadap Kenangan dari Jauh).
21.  Qadlâya fî al-Fikr al-‘Mu’âshir: ‘Aulamah, Shirâ’ al-Hadlârât, al-‘Audah ilâ al-Akhlâq, at-Tasâmuh, ad-Dîmuqrâthiyah wa Ni-zdam al-Qiyam, al-Falsafah wa al-Madînah. (Problem-problem Pemikiran Kontemporer: Globalisasi, Konflik Peradaban, Kembali ke Etika, Toleransi, Demokrasi dan Sistem Nilai, Filsafat dan Negara).
22.  Al-Kasyf ‘an Manâhij al-Adillah fî ‘Aqâ’id al-Millah (Mengungkap Metode-metode Argumentasi dalam Akidah dan Agama) diterbitkan pada tahun 1998 oleh Markaz Dirâsât al-Wihdah al-‘Arabiyah.
23.  Buku kritik nalar Arab yang ke empat dengan judul al-‘Aql al-Akhlâqî al-‘Arabi: Dirâsah Tahlîliyah Naqdiyah lî an-Nuzhum al-Qiyam Ats-Tsaqâfah al-‘Arabiyah (Nalar Etik Arab: Studi Analitis-Kritis atas Tatanan Nilai dalam Budaya Arab).
24.  Al-Mutsaqqafûn fî al-Hadlârah al-‘Arabiyah: Mihnah Ibn Hanbal wa Naqbah Ibnu Rusyd (Para Intelektual Arab: Mihnah Ibnu Hanbal dan Naqbah Ibnu Rusyd).
            Di samping karya-karya dalam bentuk buku atau kumpulan artikel yang dibukukan, tulisan-tulisan al-Jâbirî juga berbentuk artikel yang dipublikasikan di berbagai jurnal dan majalah. Di antara artikel-artikel al-Jâbirî antara lain adalah:
1.     Masyrû’ ats-Tsaqâfî al-‘Arabî al-Islâmî fî al-Andalus: Qirâ’ah fî Zhâhiriyah Ibn Hazm (Proyek Intelektual Arab-Islam di Andalus: Pembacaan atas Literalisme Ibnu Hazm).
2.     Nazhâriyah Ibnu Khaldûn fî ad-Daulah al-‘Arabiyah (Teori Ibnu Khaldûn mengenai Negara Arab).
3.     Juga beberapa hasil dialog al-Jâbirî dengan beberapa tokoh yang kemudian dipublikasikan oleh berbagai majalah dan jurnal di dunia Islam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENULIS BUKU KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA

H. HAMZAH HARUN AL-RASYID. Lahir 30 juli 1962. Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) ini memperoleh gelar: • Sarjana Muda (BA) 1987,...