Laman

ETIKA KHOLBERG

 Sejarah singkat Lahirnya Lawrence Kholberg



Mengenai lahirnya Lawrence Kholberg pada 25 Oktober 1927 di Bronxeville (New York), sebagai seorang anak pengusaha kaya[1].
Dimana dimasa kanak-kanaknya hingga proses pendidikannya sangat dinikmati secara istimewa. Tetapi karakter khas Kohlberg yang cenderung keras dan berprinsip untuk lebih memilih kehidupannya secara mandiri. Hingga dia pun dengan sadar mengikuti pelayaran sekelompok Zionist (Haganah) yang menyelundupkan kaum Yahudi atas pelariannya dari Eropa ke Israel. Kemudian kapal tersebut tertawan oleh tentara Inggris yang kemudian para awak hingga penumpangnya terpaksa untuk ditahan, tak terkecuali Kohlberg sendiri. Namun disuatu kondisi, dia dapat melarikan diri dari kamp tahanan itu, dengan bantuan kapal Amerika untuk kembali kesana. Setelah sampai disana, Kohlberg mencoba melamar di Universitas Chicago, dan akhirnya diterima hingga gelar Doctoralnya berhasil diraih pada 1958. Kohlberg diangkat menjadi Guru Besar di Universitas Yale, dan mengajar disana hingga 1961. Pada tahun 1963, ia kembali ke almamaternya yang kemudian membentuk “Child Psychology Training Program”. Dalam pengalamannya menjadi pengajar, Kohlberg lebih banyak menuntut kepada mahasiswanya untuk membaca pelbagai karya klasik para filsuf, seperti; Republik dari Plato, Moral Education karya Emile Durkheim, Moral Judgement of the Child, dan Democracy and Education dari John Dewey. Tahun 1967, Kohlberg diangkat menjadi professor di Universitas Harvard, Cambrige, USA. Disana dia membentuk “Centre for Moral Development and Education”. Sejak tahun 1971, Kohlberg secara praktis terlibat langsung dan intensif dalam proses penelitian bersama rekan-rekannya. Sehingga ia mampu menelurkan sebuah konsep “pendidikan tersamar”, dimana konsep pendidikan moral secara tidak langsung yang ditanamkan oleh para guru dan pendidik atas tingkah laku mereka terhadap anak didik. Internalisasi nilai secara tersembunyi dalam setiap tindakan.


Pada Desember 1973, Sebuah kecelakaan yang mempengaruhi kehidupannya dimasa akan datang. Penyakit tropis, yang menyerangnya disaat proses penelitiannya yang dia lakukan di Amerika Tengah. Hingga, Kohlberg harus menerima suatu kondisi, dimana rasa sakit, ketidakberdayaan, hingga pada tahap depresi melanda kehidupannya selama 13 tahun. Depresi telah mempengaruhi kehidupannya sejak proses pencariannya terkait masa depan, semenjak pelariannya dari rumah menuju ruang kebebasan, dan diperkuat oleh penyakit yang dia alami. Puncaknya, kondisi tersebut membuatnya benar-benar depresi, hingga kehidupannya didunia mesti dibayar dengan mengakhiri hidupnya disungai dengan cara bunuh diri. Pada tanggal 17 Januari 1987, polisi menemukan ‘volkswagen’ Kohlberg yang terparkir didekat rawa di Boston.Dan disana pula kondisi tubuh Kohlberg yang mati mengenaskan, berhasil ditemukan. Sebelumnya berdasarkan informasi dari kerabat dekatnya, bahwa Kohlberg sengaja membenamkan dirinya dalam air sebagai sebuah pertanda bahwa dia merasa menemukan kedamaian, ketenangan hidup serta Yang Ilahi pada air[2].


[1] http:// psikologizone.com, Teori Perkembangan Moral Kholberg. (Tanggal,  17 Mei 2007)., jam 14:27 wita
[2] Lihat., http:// psikologizone.com. ibid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar